Fenomena Burnout Kolektif di Akhir Tahun
F enomena Burnout Kolektif di Akhir Tahun Setiap menjelang akhir tahun, ada pola yang berulang: tubuh menuntut istirahat, pikiran mulai berat, dan semangat yang dulu menyala di bulan Januari terasa padam. Kita menyebutnya “capek”, tapi di balik kata sederhana itu, ada fenomena yang jauh lebih dalam — burnout kolektif . Sebuah kelelahan yang tidak hanya dirasakan satu dua orang, tapi nyaris semua orang di sekitar kita. Scroll sebentar di media sosial, dan kamu akan menemukan nada serupa: “Rasanya mau tidur sebulan.” “Sudah tidak punya energi untuk hal baru.” “Tahun ini terasa cepat, tapi juga terlalu panjang.” Kalimat-kalimat semacam itu bukan sekadar keluhan. Ia adalah gejala sosial dari dunia yang menuntut manusia untuk terus berjalan tanpa jeda. Setiap akhir tahun, ada pola seperti ini terus berulang. Tubuh terasa berat, kepala penuh, dan kalimat “aku capek” jadi mantra yang diulang di mana-mana. Namun kelelahan ini berbeda: bukan hanya karena pekerjaan, tapi karena cara dunia mode...